DIALOG SANTRI DENGAN GUSDUR, ramalan gusdur tentang kondisi Indonesia sekarang.

Maaf Ini kisah nyata bukan mimpi lagi.
Makanya yang ngerasa santrinya Gusdur wajib baca.
————————————————————–

Kantor PBNU pada saat itu tidak seperti biasanya, agak tegang dan mengerikan karena barusan ada kabar dari Intel bahwa PBNU akan diserang oleh tentara-tentara Pak Soeharto karena sikap kritis GusDur dan kegagalan Pak Soeharto menghancurkan Gusdur ketika di Muktamar Cipasung. Dimalam itu pun Gusdur menginstruksikan Kyai Said Muda dan pengurus PBNU lainya untuk berjaga-jaga. Anehnya Gusdur malah santai-santai nongkrong di ruangan Pojok Gusdur sambil narik saya
” temani saya ngobrol zar, yang jaga sudah banyak kok”

Santri : enggeh Gus.

Setelah duduk santai sambil nyruput kopi gusdur langsung memulai pembicaraan.

Gusdur : Peperangan apapun bentuknya, apapun alasanya, dan apapun tujuanya tidak bisa dinamakan الحرب المقدسة. Peperangan hanya akan melahirkan kerusakan, kesengsaraan dan kehancuran dimana-mana.

Santri : owh enggeh gus. Kalau begitu ramalan gusdur tentang Ummat Islam akan datang bagaimana Gus?

Gusdur : Hussss emang saya dukun apa tanya tentang ramalan?

Santri : hehe prediksi jenengan Gus?

Gusdur : Prediksi saya, Indonesia nanti satu sama lain akan ribut, baik ribut via nyata atau media, isu rasisme kembali diangkat, pembunuhan sipil yang tak berdosa atas nama agama, korupsi atas nama agama, maksiyat atas nama agama, melegalkan kemungkaran atas nama agama dan semuanya atas nama agama.

Santri : sama saja dong gus dengan rezim soeharto saat ini?

Gusdur : yah hampir sama lah, kalau sekarang terang-terangan kalau nanti sok-sokan, sok alim, sok pintar dll

Santri : kalau seperti itu berikan saya dasar Gus, agar nanti saya bisa menghadapi semua permasalahan itu dengan enteng kaya jenengan ” gitu aja kok repot”

Gusdur : ya sudah dengarkan zar. Muara semuanya ada pada isu KEMANUSIAAN atau saya suka menyebutnya PERADABAN KEMANUSIAAN.

Orang sering menyebut peradaban Islam, peradaban kristiani, peradaban eropa dan peradaban yang lainya, tapi menurut saya peradaban atau حضارة hanya ada satu tapi kebudayaan atau ثقافة itulah yang berbeda-beda. Yaitu الحضارة الإنسانية.

Peradaban kemanusiaan kitalah yang menciptakan zar, produk manusia seutuhnya. Siapa yang membangun negri ini? Kitalah yang membangun. Bukan ummat Islam, Ummat Nasroni, Hindu, Budha, Majusi, Masyarakat kejawen, kapitayan, sunda wiwitan dan lain-lainnya yang membangun negri ini, tapi manusialah yang membangun negri ini.

Sedangkan unsur yang selalu setia menghancurkan peradaban kemanusiaan adalah kebodohan, kekerasan atas nama agama, kebatilan dan kedholiman. Oleh karena itu الإنسان المثقف dia akan selalu cerdas memanjangkan tanganya untuk selalu melestarikan peradaban kemanusiaan baik dengan nasroni, majusi, budzi, yahudi, muslim, baik berbeda suku, ras, kebudayaan, bahasa, pemikiran dan perbedaan lainya.

Santri : owh mungkin ini ya gus alasan Jenengan akrab dengan Israel dikala semuanya mengecam, melegalkan agama konghucu dikala semuanya mencaci, mesra dengan pendeta, rahib dan tokoh agama lainya dikala semuanya alergi.

Gusdur : iya betul zar.
Peradaban Manusia bukan lah Agama, oleh karena itu tidak ada peradaban Islam, peradaban Nasroni dan peradaban yang lainya yang ada hanya peradaban manusia. Agama adalah dogma atau ajaran yang disisipkan untuk membentuk manusia yang beradab dan bermoral. Karena peradaban kitalah yang menciptakan dan Agama, Allah lah penciptanya. Maka mari bersama-sama membangun peradaban kemanusiaan dengan semua kalangan, dengan semua agama, semua budaya, suku, negara dan benua sekalipun.

Oleh karena itu ingatlah nizar, saya sangat mengecam keras pembunuhan, terorisme, pembantaian, pemboman, dan semua macam peperangan. Orang akan rela mati, rela berperang ketika simbol kesucianya, kemulyaanya dihancurkan tapi mereka lupa kalau apa yang sudah mereka lakukan justru hanya menambah kesengsaraan manusia.

Ka’bah hancur, Masjidil Aqso hancur bisa dibangun kembali oleh anak-anak kita, tembok Ratapan ummat yahudi hancur bisa dibangun oleh cucu-cucu kita, Nazaret hancur, Betlehem hancur, Greja makam suci ummat nasrani hancur bisa dibangun oleh generasi selanjutnya TAPI kalau manusia yang hancur, terbunuh akibat perang suci sekalipun siapa yang akan membangun?? Jawab siapa yang akan membangun ( dengan nada keras dan sambil menitikkan air mata), jawab zar siapa yang membangun?

Santri : boten wonten Gus.
Gusdur : Mereka tidak bisa mengembalikn orang-orang yang sudah mati. Itulah pesan untuk kamu, saya doakan kamu menjadi penerus saya

Santri : Amien amien amien amiennnnnn
Santri yg lain : Woyyyy zar Amiennn terus, istighosahnya dah selesai, kamu ngayal apa sihhh.

Hahahahahahahaha
Oleh : Nizar Idris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *